Aku terpikat dengan pesona kebunmu yang indah
Hingga tak dapat kupejamkan mataku
Setelah sekian lama tak ku sapa rumahmu
Saat semua menjadi hening
Dan langkah-langkah kaki lelah berjalan
Rumahmulah yang aku tuju
Saat itulah aku tahu
Bahwa engkau telah lama memanggilku
Dengan denting-denting melodimu
Yang baru bisa kudengar saat ini
ww, 30.06.08

Pada suatu hari
Ketika hujan telah mereda
Dan awan-awan hitam telah tersapu angin
Langit penuh berhiaskan warna-warni
dengan sekumpulan layang-layang
Seperti terlepas dari ikatan belenggu
Sang layang-layang menggapai-gapai atap dunia
Berlomba-lomba dengan sang merpati
Mencari kebebasan sejati…
WW, 26.06.08
Burung itu tak lagi bernyanyi pagi itu
Mungkin dia sudah pergi, karena tak tahan lagi dengan gonggongan anjingmu
Mungkin juga karena kau tak pernah mendengarkan dengan serius nyanyiannya yang merdu
Atau karena tak ada lagi dahan-dahan disekitar rumahmu sebagai pijakan kakinya ketika bernyanyi
Atau mungkin dia sudah mati!
Tak ada yang tahu, tak ada yang bisa mengerti
Tak ada komunikasi
Atau karena tak tahu bagaimana berkomunikasi
Nyanyian itu tak pernah terdengar lagi!
Entah kapan akan kembali
WW, 22/06/08