
Hitam pekat nun jauh di cakrawala
tempat mataku menjatuhkan pilihan tuk memandangmu
angin yang berhembus membawamu beranjak menujuku
tak gentar mataku terus menatap kemanapun kau pergi
hingga kau berada di hadapan, baru aku sadari
engkau adalah hujan yang selalu dinantikan
setelah kemarau panjang yang melelahkan
Ternate, 2009
July 22, 2009 at 1:52 pm
fotone keren Wik!